Lifestyle

Apa itu Diet Intermittent Fasting (IF)? Berikut Manfaat hingga Cara Menerapkan Diet IF

2
×

Apa itu Diet Intermittent Fasting (IF)? Berikut Manfaat hingga Cara Menerapkan Diet IF

Sebarkan artikel ini
Apa itu Diet Intermittent Fasting (IF) (Amazenesia/Freepik)
Apa itu Diet Intermittent Fasting (IF) (Amazenesia/Freepik)

Amazenesia.com- Berikut informasi mengenai Diet Intermitten Fasting berupa Manfaat hingga Cara Menerapkan Diet IF

Dunia kesehatan dan kebugaran selalu mencari metode yang efektif untuk membantu orang mencapai tujuan berat badan ideal serta meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Salah satu pendekatan yang semakin populer dan banyak diteliti adalah Diet Intermittent Fasting (IF) atau Puasa Intermiten.

Intermittent Fasting adalah pola makan yang melibatkan periode waktu tertentu di mana seseorang tidak makan atau mengurangi asupan kalori secara signifikan, diikuti dengan periode makan normal. Pendekatan ini bukanlah tentang jenis makanan yang dikonsumsi, melainkan tentang kapan waktu yang tepat untuk makan. Terdapat beberapa metode IF yang umum, seperti:

Metode 16/8 (Metode Puasa 16 Jam)

Metode ini melibatkan periode puasa selama 16 jam setiap hari, diikuti dengan waktu makan selama 8 jam. Contohnya, Anda dapat memulai puasa pada pukul 8 malam dan berakhir pada pukul 12 siang hari berikutnya.

Metode 5:2

Dalam metode ini, seseorang makan secara normal selama lima hari dalam seminggu dan membatasi asupan kalori menjadi 500-600 kalori pada dua hari yang tersisa. Hari-hari puasa tersebut tidak perlu berurutan.

Puasa 24 Jam (Eat-Stop-Eat)

Dalam pendekatan ini, seseorang memilih dua hari dalam seminggu untuk berpuasa penuh selama 24 jam. Misalnya, mulai berpuasa pada pukul 7 malam dan makan lagi pada pukul 7 malam keesokan harinya.

Manfaat Diet Intermittent Fasting

Penurunan Berat Badan

Salah satu manfaat yang paling terkenal dari IF adalah kemampuannya membantu penurunan berat badan. Dengan membatasi waktu makan, tubuh memiliki waktu untuk membakar glikogen yang disimpan dan mulai membakar lemak sebagai sumber energi.

Peningkatan Kesehatan Jantung

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa IF dapat meningkatkan faktor risiko penyakit jantung, seperti penurunan tekanan darah, kolesterol LDL, dan trigliserida.

Peningkatan Sensitivitas Insulin

IF dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin, yang berarti tubuh lebih efisien dalam mengelola gula darah. Hal ini dapat membantu mencegah resistensi insulin dan diabetes tipe 2.