HealthNews

Hari Palang Merah Indonesia (PMI) 2023 : Ketahui Peran hingga Prosedur Donor Darah

1
×

Hari Palang Merah Indonesia (PMI) 2023 : Ketahui Peran hingga Prosedur Donor Darah

Sebarkan artikel ini
Hari Palang Merah Indonesia (PMI) 2023 (Canva/Amazenesia)
Hari Palang Merah Indonesia (PMI) 2023 (Canva/Amazenesia)

Amazenesia.com – Berikut informasi mengenai Hari Palang Merah Indonesia (PMI) 2023 berupa peran hingga prosedur donor darah.

Hari Palang Merah Indonesia yang diperingati pada tanggal 3 dan 17 September bermula pada saat Presiden Soekarno mengeluarkan perintah untuk membentuk suatu badan Palang Merah Nasional.

Perintah ini dikeluarkan pada tanggal 3 September 1945 hingga akhirnya terbentuk Perhimpunan Palang Merah Indonesia pada 17 September 1945 yang disahkan keberadaannya secara nasional melalui Keppres Nomor 25 Tahun 1959 dan diperkuat dengan Keppres No. 264 tahun 1963.

Salah satu tugas dari PMI (Palang Merah Indonesia) adalah memberikan pelayanan darah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Pelayanan darah yang dimaksud adalah berupa donor darah.

Donor darah merupakan tindakan sukarela yang didasarkan atas rasa kemanusiaan, di mana seseorang menyumbangkan sebagian kecil dari darahnya untuk membantu mereka yang membutuhkan.

Berikut peran donor darah dalam segi kesehatan dan penyelamatan nyawa manusia :

  1. Mendukung Penyelamatan Nyawa dalam Keadaan Darurat

Ketika bencana alam atau kecelakaan terjadi, ada banyak orang yang mengalami kehilangan darah akibat luka fisik yang ditimbulkan dari bencana alam atau kecelakaan tersebut. Donor darah menjadi sumber penting untuk menyediakan pasokan darah tambahan yang diperlukan dalam situasi darurat ini.

  1. Perawatan Pasien dengan Penyakit Kronis

Banyak penyakit kronis, seperti leukemia, anemia, dan penyakit ginjal, memerlukan transfusi darah berulang. Donor darah berperan dalam memberikan pasokan darah untuk pasien yang membutuhkan perawatan ini.

  1. Prosedur Medis yang Kompleks

Operasi besar dan prosedur medis tertentu dapat menyebabkan kehilangan darah yang signifikan. Donor darah memastikan bahwa pasien memiliki pasokan darah yang cukup saat menjalani tindakan medis ini.

  1. Membantu Bayi Prematur

Bayi prematur atau yang baru lahir sering memerlukan transfusi darah untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh mereka. Darah yang disumbangkan dapat menjadi penyelamat bagi mereka yang baru lahir.