LifestyleNews

Hari Raya Kuningan 12 Agustus 2023 : Sejarah, Tujuan, dan Cara Merayakan

11
×

Hari Raya Kuningan 12 Agustus 2023 : Sejarah, Tujuan, dan Cara Merayakan

Sebarkan artikel ini
Hari Raya Kuningan 12 Agustus 2023 (Freepik)
Hari Raya Kuningan 12 Agustus 2023 (Freepik)

Amazenesia.com – Berikut informasi mengenai hari raya kuningan  12 Agustus 2023, berupa sejarah, tujuan dan cara merayakan hari raya kuningan. Simak yuk!

Pulau Bali, dengan pesonanya yang tak tertandingi, bukan hanya destinasi pariwisata terkemuka di Indonesia, tetapi juga rumah bagi budaya dan tradisi yang dalam dan kaya. Salah satu perayaan yang menceritakan jejak leluhur dan hikmat lokal Bali adalah Hari Raya Kuningan.

Hari Raya Kuningan adalah perayaan penting dalam kalender upacara Hindu di Bali.  Perayaan ini diadakan saat masyarakat Bali merayakan kedatangan dan pergi roh-roh leluhur yang datang selama perayaan Galungan. Perayaan ini menggambarkan koneksi erat antara manusia dan leluhur, menghormati mereka sebagai penjaga kehidupan dan keberuntungan.

Tujuan dari Perayaan Hari Raya Kuningan adalah keseimbangan. Dalam ajaran Hindu Bali, kehidupan adalah tentang menjaga harmoni antara alam semesta dan roh-roh leluhur. Perayaan ini mengajarkan bahwa manusia harus hidup dalam keseimbangan dengan alam dan jiwa leluhur, untuk menciptakan harmoni dalam dunia.

Hari Raya Kuningan juga merupakan contoh penting dari bagaimana budaya Bali tetap hidup dan kuat. Di tengah modernisasi global, perayaan ini mempertahankan tradisi, nilai-nilai, dan identitas lokal. Generasi muda diajarkan untuk menghargai dan melanjutkan tradisi ini, menghormati jejak leluhur mereka.

Lalu bagaimana cara merayakan Hari Raya Kuningan ?

  1. Penyajian persembahan

Masyarakat Bali dengan penuh rasa hormat menyediakan makanan dan bunga sebagai penghormatan kepada leluhur. Penyajian ini adalah ritual sakral yang menunjukkan penghargaan terhadap warisan dan pengorbanan leluhur.

  1. Berdoa dan Bersembahyang di Pura

Masyarakat berkumpul di pura untuk berdoa dan bersembahyang bersama. Pura adalah pusat spiritual dan budaya di mana orang-orang Bali berkumpul untuk merayakan, berhubungan, dan menciptakan kesatuan dalam tradisi mereka.

  1. Memasang Penjor

Penjor adalah tiang hias yang mencerminkan kreativitas dan keragaman masyarakat Bali. Ini adalah penggambaran visual dari pohon kehidupan yang mencapai ke langit, menghubungkan dunia manusia dengan alam roh.

Perayaan Kuningan mengingatkan kita tentang pentingnya melestarikan budaya dan tradisi. Melalui ritual ini, nilai-nilai leluhur dilestarikan, dan masyarakat terhubung dengan akar sejarah mereka. Pelestarian budaya adalah bagian penting dari menjaga kekayaan identitas dan nilai-nilai lokal.