News

Mudah! Begini Cara Menghitung Integrasi Nilai Hasil SKD dan SKB CPNS 2023

10
×

Mudah! Begini Cara Menghitung Integrasi Nilai Hasil SKD dan SKB CPNS 2023

Sebarkan artikel ini
Kisi-Kisi Terbaru Tes SKD CPNS 2023 (BKPSDM Purwakarta)
Kisi-Kisi Terbaru Tes SKD CPNS 2023 (BKPSDM Purwakarta)

Amazenesia.com- Berikut informasi mengenai Cara Menghitung Integrasi Nilai Hasil SKD dan SKB CPNS 2023.

Setelah melewati tahapan seleksi SKD (Seleksi Kompetensi Dasar), selanjutnya para peserta seleksi akan menghadapi tahapan ujian SKB (Seleksi Kompetensi Bidang) yang dijadwalkan pada tanggal 3 hingga 22 Desember 2023.

Berdasarkan jadwal Seleksi CPNS 2023 yang tercantum dalam Surat BKN Nomor 9368/B-KS.04.01/SD/E/2023, disebutkan bahwa setelah tahapan SKD dan SKB selesai, maka tahapan selanjutnya adalah integrasi nilai SKD (Seleksi Kompetensi Dasar) dan SKB (Seleksi Kompetensi Bidang) yang dijadwalkan pada 23 Desember 2023 hingga 4 Januari 2024.

Integrasi nilai antara SKD dan SKB, yaitu 40% dan 60%, dengan rumus sebagai berikut:

  • Skor SKD

Nilai SKD x 40% = …..

5,5

  • Skor SKB

60% X Nilai SKB =….

  • Nilai Akhir

Skor SKD + Skor SKB

Pada dasarnya, prinsip penentuan kelulusan peserta SKD didasarkan pada nilai ambang batas kelulusan. Jika akhirnya, peserta seleksi mendapatakan nilai kelulusan yang sama setelah integrasi nilai SKD dan SKB, maka penentuan kelulusan akhir akan didasarkan pada poin berikut:

  • Nilai total hasil SKD yang lebih tinggi
  • Apabila masih sama, maka penentuan kelulusan akhir didasarkan secara berurutan yang dimulai dari nilai TKP, TIU dan TWK
  • Apabila kembali sama, maka penentuan kelulusan akhir didasarkan pada nilai IPK bagi para lulusan Diploma/Sarjana/Magister, sementara itu bagi lulusan SMA/sederajat akan didasarkan pada nilai rata-rata yang tertulis di ijazah.
  • Terakhir, apabila masih sama maka penentuan kelulusan didasarkan pada usia pelamar tertinggi.

Kemudian, jika terdapat kebutuhan jabatan yang belum terpenuhi setelah dilakukan penentuan kelulusan akhir maka ketentuannya adalah:

  • Bagi jabatan pada kebutuhan umum yang belum terpenuhi maka dapat diisi dari pelamar pada kebutuhan khusus yang memiliki jabatan, kualifikasi Pendidikan, dan unit penempatan atau lokasi kebutuhan yang sama serta memenuhi Nilai Ambang Batas SKD kebutuhan umum dengan peringat terbaik.
  • Bagi jabatan pada kebutuhan khusus yang belum terpenuhi maka dapat diisi dari pelamar pada kebutuhan umum dan kebutuhan khusus lainnya yang memiliki jabatan, kualifikasi Pendidikan, dan unit penempatan atau lokasi kebutuhan yang sama serta memenuhi Nilai Ambang Batas SKD kebutuhan umum dengan peringat terbaik.