Health

Panic Attack: Pengertian, Gejala, Penyebab, dan Cara Menanganinya

0
×

Panic Attack: Pengertian, Gejala, Penyebab, dan Cara Menanganinya

Sebarkan artikel ini
panic attack berupa pengertian, gejala, penyebab, dan cara menanganinya (Freepik)
panic attack berupa pengertian, gejala, penyebab, dan cara menanganinya (Freepik)

Amazenesia.com – Berikut informasi mengenai panic attack berupa pengertian, gejala, penyebab, dan cara menanganinya. Simak yuk!

Panic attack atau serangan panik adalah pengalaman yang menakutkan dan intens dari perasaan cemas yang tiba-tiba datang. Panic attack juga merupakan respons berlebihan dari sistem saraf yang memicu reaksi cemas secara ekstrem.

Gejala yang muncul dapat berlangsung dalam waktu singkat, namun sangat intens. Gejala yang muncul seperti jantung berdetak cepat dan tidak teratur,

Serangan panik dapat terjadi secara tiba-tiba dan tanpa peringatan, menyebabkan perasaan kewalahan dan ketidakmampuan untuk mengendalikan diri, keringat berlebihan bahkan pada suhu yang dingin, rasa sakit, tekanan, atau ketidaknyamanan di dada, sensasi pusing atau bahkan merasa akan pingsan.

Gejala selanjutnya yaitu tubuh bergetar atau merasa lemas, perasaan seperti tidak nyata atau terputus-putus dari lingkungan sekitar, perasaan kehilangan kendali atau merasa akan kehilangan akal sehat, keringat dingin dan merasa kedinginan serta perasaan takut yang intents merasa bahwa akan mati.

Lalu, apa penyebab panic attack ? Berikut uraiannya

  1. Faktor Genetik: Riwayat keluarga dengan gangguan kecemasan atau serangan panik dapat meningkatkan risiko.
  2. Gangguan Kecemasan: Gangguan kecemasan seperti gangguan panik, gangguan kecemasan umum, atau fobia sosial dapat menjadi penyebab serangan panik.
  3. Stres Berat: Stres kronis atau peristiwa traumatic dapat memicu serangan panik.
  4. Perubahan Hormonal: Perubahan hormonal pada wanita, seperti saat menstruasi atau menopause, dapat berkontribusi terhadap serangan panik.
  5. Kekurangan Zat Kimia Otak: Ketidakseimbangan zat kimia otak, seperti serotonin dan norepinefrin, dapat memainkan peran dalam terjadinya serangan panik.

Setelah mengetahui gejala dan penyebab panic attack, langkah selanjutnya adalah mengetahui cara menangani panic attack.

Berikut 6 Cara Menangani Panic Attack :

  1. Bernapas Dalam: Bernapas perlahan dan dalam dapat membantu menenangkan sistem saraf dan mengurangi gejala.
  2. Fokus Pada Realitas: Ingatkan diri Kamu bahwa serangan panik adalah respons fisiologis dan bahwa itu akan berlalu.
  3. Relaksasi: Praktik relaksasi seperti meditasi, yoga, atau teknik pernapasan dapat membantu mengurangi kecemasan.
  4. Pentingnya Dukungan: Berbicaralah dengan seseorang yang Kamu percayai tentang apa yang Kamu alami. Dukungan sosial dapat membantu Kamu merasa lebih tenang.
  5. Konseling: Terapi kognitif perilaku (CBT) adalah pendekatan terapeutik yang efektif dalam mengatasi serangan panik.
  6. Pentingnya Gaya Hidup Sehat: Pola makan sehat, tidur yang cukup, dan olahraga teratur dapat membantu mengurangi risiko serangan panik.

Dengan pengelolaan yang tepat, kamu dapat menangani panic attack sehingga mencapai kualitas hidup yang lebih baik. Namun, penting untuk mencari bantuan profesional jika Kamu mengalami serangan panik yang berkepanjangan atau hingga mengganggu kualitas hidup dan produktifitas sehari-hari.