Edukasi

Sejarah MPLS : Menciptakan Momen Pertama Masuk Sekolah yang Menyenangkan

1
×

Sejarah MPLS : Menciptakan Momen Pertama Masuk Sekolah yang Menyenangkan

Sebarkan artikel ini
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (sman2ternate.sch.id)
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (sman2ternate.sch.id)

Amazenesia.com – Berikut informasi mengenai sejarah dari MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah).

Pendidikan merupakan pilar dari terwujudnya Negara yang maju dalam berbagai aspek kehidupan. Pendidikan membuat Negara memiliki daya saing yang unggul dalam hal Sumber Daya Manusia (SDM). Atas dasar hal tersebut, adalah penting bagi suatu Negara untuk memperhatikan kualitas pendidikan yang ada di Negaranya.

Kualitas Pendidikan meliputi berbagai komponen penting di dalamnya, baik dari tenaga pengajar atau guru, siswa dan siswi, kurikulum pembelajaran, metode serta sistem pembelajaran, dan yang tidak kalah penting adalah lingkungan.

Lingkungan pendidikan merupakan wadah bagi siswa siswi dan pengajar atau guru dalam mendapatkan fasilitas, sarana dan prasarana serta kenyamanan dalam mengenyam pendidikan.

Lingkungan pendidikan menjadi salah satu hal  paling utama yang diperkenalkan kepada siswa siswi ataupun tenaga pengajar yang baru akan bergabung ke dalam suatu instansi pendidikan atau sekolah.

Setiap memasuki tahun ajaran baru, para peserta didik diharuskan untuk mengikuti suatu kegiatan yang tujuannya untuk mengenal lingkungan sekolah. Dulu, kegiatan ini disebut dengan MOS atau Masa Orientasi Siswa.

MOS atau Masa Orientasi Siswa dinilai sangat kental dengan ajang perpeloncoan dari kakak-kakak kelas yang dianggap senior dengan adik-adik kelas yang dianggap junior. Berbagai kegiatan yang seolah hanya ingin menampilkan power dari para kakak senior justru melunturkan tujuan pokok dari pengenalan lingkungan sekolah.

MOS membuat para siswa siswi baru seolah menjadi oknum yang wajar mendapatkan perlakuan tidak seharusnya dari para kakak senior. Padahal, kesan yang buruk dalam pertemuan pertama bukanlah hal yang dicari oleh para siswa siswi baru tersebut.

Melihat dari banyaknya kejadian tidak menyenangkan pada MOS (Masa Orientasi Siswa), maka pada Tahun 2016, melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 18 Tahun 2016, siswa siswi baru dilindungi dari kegiatan-kegiatan yang mengarah pada tindak kekerasan, perpeloncoan, atau perlakuan-perlakuan tidak wajar.