News

Simak! Berikut Sejarah dan Tema Hari ASI Sedunia 1 Agustus 2023

1
×

Simak! Berikut Sejarah dan Tema Hari ASI Sedunia 1 Agustus 2023

Sebarkan artikel ini
Sejarah dan Tema Hari ASI Sedunia 1 Agustus 2023 (Freepik)
Sejarah dan Tema Hari ASI Sedunia 1 Agustus 2023 (Freepik)

Amazenesia.com – Berikut informasi mengenai sejarah tema Hari ASI Sedunia tanggal 1 Agustus. Simak Yuk!

ASI atau Air Susu Ibu merupakan nutrisi paling penting yang dibutuhkan oleh bayi baru lahir. ASI memiliki kandungan gizi yang bermanfaat untuk perkembangan bayi hingga usia 2 tahun.

Hari ASI Sedunia yang diperingati setiap tanggal 1 agustus merupakan salah satu kampanye global terbesar oleh organisasi Internasional seperti World Health Organization (WHO), United Nations Children’s Fund (UNICEF) dan World Alliance for Breastfeeding Action (WABA).

Dikutip Amazenesia.com dari situs National Today, pelaksanaan kampanye global tersebut diselenggarakan atas dasar respon dari melonjaknya angka kematian bayi akibat menurunnya jumlah ibu yang ingin menyusui sehingga kampanye global tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta mendorong aksi yang sesuai dengan tema yang berkaitan dengan menyusui.

Sejarah Peringatan Hari ASI Sedunia bermula pada sekitar abad ke-19 yang mana pada saat itu penjualan susu formula yang semakin marak hingga banyak para ibu yang beralih ke susu formula dan meninggalkan aktivitas menyusui bayinya.

Tidak hanya itu, pada abad ke-20, stigma negatif tentang menyusui pada beberapa negara mulai bermunculan. Hingga akhirnya pada tahun 1960-an, aktivitas menyusui oleh para ibu mulai mengalami kebangkitan berkat kampanye global yang berkaitan dengan menyusui mulai gencar dipromosikan di berbagai belahan dunia.

Peringatan Hari ASI Sedunia pertama kali diperingati pada tahun 1991 sehingga pada tahun 2023 in peringatan Hari ASI Sedunia menginjak 32 tahun. Tema yang diusung pada Hari ASI Sedunia 2023 yaitu “ENABLING BREASTFEEDING : Making a difference for working parents”.

Tema tersebut difokuskan pada kegiatan menyusui dan dunia kerja. Salah satunya dengan memberikan peluang yang strategis pada hak-hak pekerja dalam kaitannya dengan keberhasilan menyusui yaitu memberikan cuti melahirkan minimal selama 18 minggu, bahkan idealnya lebih dari 6 bulan serta kebijakan lainnya ketika sudah mulai bekerja seperti disediakan ruang laktasi pada lingkungan bekerja.